Bupati Sambari Jamin Tarif PDAM Masih Termurah Se-Jatim

0
35

GIRImu.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersikukuh agar tarif air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gresik Rp 1.500/meter3. Hal itu disampaiakan menangapi Direktur PDAM Gresik Muhammad yang meminta kenaikan lebih dari yang diinginkan Sambari.

Dengan demikian, harga air PDAM Gresik akan naik hanya Rp 275 dari tarif sebelumnya Rp 1.225/meter3, menjadi Rp 1.500/m3. Rencana kenaikan itu mengemuka dalam rapat konsultasi publik penyesuaian tarif air PDAM Giri Tirta di Kantor Bupati Gresik, Senin (29/1/2018).

“Saya jamin sampai saat ini harga air PDAM Gresik lebih murah dari kabupaten/kota mana pun di Jawa Timur,” tegas Sambari, seperti dikutip beritagresik.com, seusai memberikan penawaran harga.

Acara yang dihadiri jajaran manajemen PDAM Giri Tirta Gresik, pengawas, serta perwakilan pelanggan PDAM Gresik ini bertujuan menentukan tarif air yang sesuai. Bupati Gresik, Sekda Gresik Djoko Sulistiohadi, para Kepala OPD, Camat, serta Kepala Desa dan lurah turut memberikan masukan terkait harga air PDAM Gresik.

Dalam konsultasi publik yang berlangsung singkat ini, perwakilan pelanggan tanpak sepakat dengan usulan penawaran Bupati Sambari sebesar Rp 1.500/meter3. “Biarkan nanti kekurangannya agar pihak manajemen bisa mengatur dengan melakukan subsidi silang,” ujar Sambari.

Awalnya, Direktur PDAM Tirta Giri Gresik Muhammad menawarkan adanya pembagian harga, mulai dari golongan I sebesar Rp 1.600/m3 dan golongan II sebesar Rp 1.800/m3. Hal ini karena biaya produksi air sebesar Rp 4.675/meter3.

Namun, Muhammad akhirnya menyerah dan menyetujui penawaran tarif tunggal oleh Sambari sebesar Rp 1.500/m3. Usulan ini didukung oleh seluruh perwakilan pelanggan PDAM Gresik yang hadir pada acara konsultasi publik itu.

Selain menekan tarif PDAM, Bupati Gresik juga mengajari masyarakat untuk selalu memeriksa meteran dengan pemakaian air.

“Kalau hanya keluar angin atau meteran airnya terlalu cepat tidak sesuai dengan jumlah air yang keluar, silakan Anda mengadu ke PDAM dan jangan mau membayar. Buktikan, bahwa pembayaran Anda telah sesuai dengan pemakaian,” tegas Sambari.

Sementara Direktur PDAM Tirta Giri Gresik Muhammad kepada Kabag Humas, Suyono, mengatakan, saat ini produksi air PDAM Gresik sebesar 1.280 liter/detik. Jumlah itu hanya mampu memasok sekitar 27% dari jumlah kebutuhan masyarakat.

“Saya yakinkan, ke depan tidak akan ada krisis air di Gresik. Selain sudah ada teken kontrak dengan proyek Ubulan, kami juga punya tandon raksasa di bendung gerak Sidomukti dengan cadangan air sebesar 10 juta meter3. Kalau semuanya sudah selesai, maka Gresik tak akan kekurangan air,” tambah Muhammad. (sto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here