Corp Mubalighat Aisyiyah Gresik berbenah

0
29

 

Hj. Musayaroh dalam materi fiqih wanita (Erna Hidayati/Girimu.co)

Dalam rangka meningkatkan mempererat silahturahmi sekaligus meningkatkan kompetensi Muballighat Aisyiyah, maka PDA Gresik mengadakan pertemuan rutin Corp Muballighat Aisyiyah (CMA) se-kab.Gresik pada tanggal 28 Oktober 2018 bertempat di AULA SD Muhammadiyah 1 Kebomas. Acara yang dikemas sederhana namun bermakna ini diikuti oleh 94 peserta yang merupakan mubaligh-mubaligh handal untusan cabang Aisyiyah yang berada di lingkup PDA Gresik termasuk yang berada di ujung pulau bawean.

Acara yang berlangsung sehari tersebut mendatangkan 3 nara sumber terbaik yaitu Dra. Uswatul Hasanah, ketua PDA Gresik, Hj. Musayaroh ketua Majlis Tabligh PDA Gresik serta  ketua PCA Kebomas Hj. Nur Fadilah.

Dalam materi fiqih Hj. Musayaroh selaku ketua Majlis Tabligh PDA Gresik, mengatakan pentingnya Tabarruj bagi seorang wanita. Tabarruj artinya berhias dengan memperlihatkan kecantikan dan menampakkan keindahan tubuh dan kecantikan wajahnya. Menurutnya ada 5 fitrah kesucian yaitu mencukur rambut kemaluan, membersihkan rambut ketiak,memotong kumis, khitan wajib bagi laki-laki dan perempuan dan memotong kumis.

Untuk memperlancar kegiatan para Mubalighat pada saat memberikan tausiah, pada kesempatan ini diberikan pula materi microteaching yang dipandu oleh Hj. Nur Fadilah. Menurutnya microteaching sangat diperlukan untuk bekal menjadi mubaligh handal sehingga materi yang disampaikan diminati oleh jamaah. Dengan membentuk kelompok kecil masing- masing peserta belajar untuk menjadi penceramah sekaligus jamaah dan semua mendapatkan masukan membangun nara sumber.

Pada kesempatan ini, ada titipan yang wajib disampaikan dalam rangka meningkatkan kwalitas hidup masyarakat, yaitu dari GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Dalam hal ini disampaikan oleh dr.wahid S.Km dari Dinas Kesehatan Gresik, beliau menyampaikan untuk selalu menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan diantaranya melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok,tidak konsumi alkohol dan selalu cek kesehatan berkala. Dan tidak lupa membersihkan lingkungan dan pengadaan jamban sehat.

Pertemuan rutin CMA ke 2 ini juga di meriahkan oleh bazar yang di selenggarakan oleh Majlis Ekonomi, stand jajanan khas Giri diantaranya opak, kupat kethek , peyek kacang hijau dan masih banyak lagi. ( Erna)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here