Rasakan Adem dan Nyamannya Berselancar di Perpus Safari Ilmu

0
34
Siswa SD Muri bercerita kepada adik-adik TK saat berkunjung ke Perpust Safari Ilmu. (Foto: Girimu/Riza Agustina)

GIRImu.com – Budaya literasi sekolah terus bergelora di SD Muhammadiyah 1 Giri (SD Muri) Kebomas, Gresik. Salah satu yang kini dilakukan adalah merenovasi dan mempercantik perpustakaan untuk memperkuat magnet menarik pengunjung.

Perpustakaan berlabel Safari Ilmu yang telah diresmikan oleh Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebomas ini berlokasi di komplek perguruan Giri, Jl. Sunan Prapen I/15 Gresik.

Kini, perpustakaan ini terasa lebih “ramah” dan membuat pengunjung bisa berlama-lama di dalamnya. Sebabnya, sarana pengembangan dan pembudayaan literasi ini telah dilengkapi AC perpustakaan on line yang bisa mengases e-book secara leluasa.

“Ini sebagai salah satu upaya untuk untuk meningkatkan minat baca dan menulis para siswa di sini. Pada gilirannya, budaya literasi bisa berjalan dengan baik,” ujar Nur Saidah Hanim, Kepala Perpustakaan Safari Ilmu, di ruang kerjanya, Jumat (30/8/2019).

Kepala SD Muri, Dina Hanif Mufidah (kiri) menerima sumbangan buku dari masyarakat untuk Perpusatakaan Safari Ilmu. (Foto: Girimu/Riza Agustina)

Selain suasana sejuk dan menyegarkan yang bikin pengunjung betah berlama-lama, perpustakaan Safari Ilmu juga terus menambah koleksi buku atau bacaan lainnya sesuai level siswa yang ada. Pengelola perpustakaan ini menamai berbagai level, di antaranta ada level kumbang, rusa, hingga level gajah.

Dikatakan, minat yang tinggi dari siswa untuk membaca di perpustakaan, mengail dampak positif dari para orang tua siswa, warga sekitar sekolah, serta alumni untuk ikut mengembangkan dan menambah koleksi buku di perpustakaan ini.

Dalam pekan ini, perpustakaan Safari Ilmu mendapatkan hibah 54 buku KKPK dari wali siswa. Ikatan wali murid juga menyumbangkan 56 buku. Tidak ketinggalan, sejumlah alumni juga menyumbangkan buku untuk memperbanyak koleksi buku.

“Anak-anak makin senang di perpustakaan, karena koleksi bukunya terus bertambah dan suasannya lebih nyaman karena ber-AC, ” kata Nur Saidah Hanim.

Selain itu, untuk menghidupkan suasana perpustakaan, pengelola juga menghelat beberapa sejumlah kegiatan. Di antaranya, menghadirkan guru tamu di perpustakaan, moving class, budaya Batu Basah (baca tulis baca sampaikan hasilnya), mendongeng dan mendengarkan dongeng.

“Ini upaya kami untuk mendorong siswa cinta litetasi dan semakin meningkatkan antusias belajar di perpustakaan. Kami berharap, cinta membaca dan berlitetasi, menjadi bagian penting dalam pengembangan budaya dan menumbuhkan budi pekerti yang baik,” tandasnya. (riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here